DKPronil 50 SC untuk keputusan budidaya yang lebih tepat.
Hama pengisap membutuhkan pengamatan rutin agar keputusan pengendalian tepat waktu. DKPronil 50 SC menjadi pilihan dalam program pengendalian hama sesuai petunjuk label.
Insektisidacabai dan padi
Pelajari program penggunaan ↗

Kenali masalah sebelum menentukan aplikasi.
Hama pengisap membutuhkan pengamatan rutin agar keputusan pengendalian tepat waktu. Catat populasi, stadium, dan lokasi serangan pada beberapa titik pengamatan agar intervensi sesuai dengan kebutuhan petak.
Peran produk: DKPronil 50 SC adalah insektisida sistemik racun kontak dan lambung untuk mengendalikan kutu daun dan trips pada cabai serta wereng coklat pada padi. Penempatan yang tepat dimulai dari kecocokan komoditas, sasaran, dan fase aplikasi sebagaimana tercantum pada label.
Sasaran pengamatankutu daun, trips, dan wereng coklat sesuai tanaman
Hama pengisap membutuhkan pengamatan rutin agar keputusan pengendalian tepat waktu. Ilustrasi kategori sasaran; konfirmasi spesies atau gejala langsung di lapangan.
Tempatkan produk sesuai komoditas dan fase.
Fokus tanaman yang tercantum dalam informasi katalog: cabai dan padi. Kondisi lahan, riwayat masalah, cuaca, dan kesehatan tanaman perlu dilihat bersama sebelum menyusun program.
Foto tanaman membantu mengaitkan produk dengan konteks budidaya. Sasaran aktual dan batas penggunaan wajib dipastikan pada label kemasan.
Empat keputusan praktis di lapangan.
Periksa petak
Petakan populasi, stadium, dan lokasi serangan dan tentukan urgensi tindakan.
Baca label
Pastikan komoditas, sasaran, dosis, waktu, dan cara aplikasi DKPronil 50 SC sesuai label terdaftar.
Pantau hasil
Kalibrasi alat, catat aplikasi, dan evaluasi respons tanaman serta perkembangan sasaran.
Diskusikan penempatan DKPronil 50 SC untuk lahan Anda.
Tim Danken dapat membantu mencocokkan hasil pengamatan dengan informasi produk dan program budidaya.