DKKujii 600 EC: keputusan pengendalian gulma dimulai dari identifikasi.
Gulma yang tumbuh bersama tanaman dapat bersaing memperebutkan cahaya, air, dan unsur hara. Penempatan DKKujii dalam program pengendalian harus mengikuti sasaran dan petunjuk pada label terdaftar.

Persaingan gulma dapat dimulai sebelum terlihat berat.
Kepadatan, ukuran, dan jenis gulma memengaruhi keputusan pengendalian. Di lahan padi, gulma rumput seperti jajagoan dapat muncul pada fase awal; foto di samping adalah contoh untuk identifikasi lapangan, bukan pernyataan bahwa spesies tersebut termasuk sasaran terdaftar DKKujii.
Survei beberapa titik petak dan catat jenis gulma dominan, tingkat pertumbuhan, kondisi air, serta fase tanaman sebelum memilih produk.
Pilih aplikasi berdasarkan hasil pengamatan.
Kenali gulma
Bedakan gulma rumput, teki, dan berdaun lebar; cek jenis yang tercantum pada label produk.
Periksa waktu
Selaraskan fase tanaman dan gulma, kondisi lahan, serta waktu aplikasi yang diizinkan pada label.
Kelola berkelanjutan
Padukan pengamatan, pengelolaan air, sanitasi, dan rotasi cara pengendalian sesuai kebutuhan.
Rencanakan penyemprotan secara presisi.
1. Survei lahan. Petakan jenis dan sebaran gulma. 2. Konfirmasi label. Cocokkan tanaman, gulma sasaran, dosis, waktu, dan pembatasan aplikasi. 3. Kalibrasi alat. Pastikan volume semprot dan cakupan sesuai petunjuk. 4. Pantau hasil. Catat kondisi gulma dan tanaman setelah aplikasi.
Bangun program gulma sesuai kondisi petak Anda.
Tim Danken dapat membantu mencocokkan kondisi lapangan dengan label produk dan program budidaya.